Telah di Posting Pada 13/Desember/2019. 21.30
LAMBANG KERATON KADARIAH TAHUN 1771
Keraton kesultanan Pontianak adalah salah satu keraton yang memiliki sejarah yang cukup panjang untuk di ceritakan. Terbukti untuk lambang keraton kadariah Pontianak saja sudah 4 kali mengalami perubahan namun yang menarik dari ke 4 lambang tersebut adalah pada lambang pertama pada tahun 1771 yang tersimpan di Museum Belanda.
Panglima DAYAK sebagai lambang pertama Keraton Kadariah Pontianak karena sebagai ucapan terima kasih Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie atas jasa yang di lakukan oleh panglima Dayak dalam membantu mendirikan Keraton kadariah Pontianak akan tetapi sejarah itu telah dibuat kabur oleh faham / aliran yg ingin menguasai Pontianak sehingga melupakan lambang pertama kalinya.
Jika di lihat sejarah nya Dayak ada sebelum mereka / Kadariah ada di kalimantan dan penduduk pribumi Borneo adalah DAYAK.
(Yohanes Ngalai N.)
Hampir semua masyarakat Dayak tau cerita awal2 pembukaan kota Pontianak oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yg baru datang. Banyak gangguan dan hal2 aneh terjadi. Salah satunya ada 1 pohon yg tidak bisa ditumbangkan, persis dilokasi masjid Jami sekarang.
Sultan akhirnya meminta Penduduk (Dayak) yg beliau jumpai dihulu sungai saat itu. Dengan ritual tententu Pohon itu pun dengan mudahnya dirobohkan. Itulah salah satu yg membuat Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie dekat dengan Penduduk Dayak.
Namun tidak dengan penerusnya,
Lupa mungkin mereka dengan kebaikan orang dayak saat menyambut kedatangan mereka pertama kalinya di pontianak tahun 1771.

Komentar
Posting Komentar